Uncategorized

Getuk Pisang

Getuk pisang adalah salah satu makanan khas Kediri. Tidak seperti getuk pada umumnya yang biasa terbuat dari singkong, ubi atau sukun, getuk pisang ini terbuat dari pisang. Pisang yang digunakan merupakan jenis pisang raja nangka karena memiliki citarasa yang khas, berbeda dengan pisang pada umumnya. Rasa manis-asam yang khas dan teksturnya yang agak keras membuat jenis pisang ini tidak lembek ketika dikukus. Di balik keunikan rasanya, siapa sangka jika getuk pisang muncul akibat masa penjajahan Jepang. Masyarakat Kediri yang saat itu berada di bawah invasi tentara Nippon, diterpa kesulitan ekonomi. Bahan makanan yang sulit ditemukan membuat warga mengalami krisis pangan. Dari awalnya hanya sebagai makanan darurat, setelah Indonesia merdeka, getuk mulai marak diperjualbelikan. Bentuk jajanan berwarna merah maron ini dulunya dijual dengan cara ditaruh pada cetakan loyang. Apabila ada pembeli, maka akan diiris kotak, seperti halnya penjual getuk lindri yang berbahan dasar singkong. Pembuat pertama kali getuk gedang adalah seorang nenek yang tinggal di kawasan Mojoroto, Kota Kediri. Modifikasi yang paling menonjol yaitu tidak lagi menggunakan loyang. Bahan mentah berupa pisang yang telah ditumbuk, lalu dibungkus daun pisang kemudian dikukus. Secara fisik, bentuknya menjadi lonjong menyerupai lontong. Wujud getuk pisang itu tak mengalami perubahan hingga sekarang.
Getuk pisang biasanya dijumpai di Kediri, Jawa Timur, baik di pedagang asongan maupun toko-toko oleh-oleh.
Getuk pisang merupakan camilan khas Kediri yang terbuat dari bahan utama pisang dan tepung. Getuk pisang memiliki harga yang bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga belasan ribu.

Bahan :

  • 5 buah pisang tanduk, dikukus, dihaluskan
  • 125 gram gula merah, sisir
  • 1/2 sdt garam
  • 50 gram tepung beras
  • 25 gram tepung sagu
  • 100 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • Daun pisang secukupnya

Alat :

  • Piring
  • Sendok
  • Kukusan
  • Pisau
  • Daun pisang
  • Tusuk gigi
  • Mangkuk

Cara membuat :

  1. Campurkan pisang tanduk, gula merah, garam, tepung beras, dan tepung sagu. Aduk rata, tuang santan dan aduk.
  2. Bungkus dengan daun pisang, bentuk seperti lontong dengan diameter sekitar 4 cm. Sematkan dengan lidi / tusuk gigi.
  3. Kukus di atas api sedang selama 45 menit sampai matang. Angkat dan biarkan dingin.

Getuk pisang khas Kediri ini memiliki rasa manis-asam yang unik, rasa ini berasal dari rasa alami buah pisang yang digunakan, yaitu pisang raja nangka. Getuk pisang sendiri memiliki tekstur yang padat namun lembut, dan juga kenyal.

Amelia Nur Hafiza / 05

Defolks X-11

Di Website ini kita menyajikan berbagai macam kuliner yang disarankan oleh murid² Defolks Xeleven

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *